
NGANJUK, Netral7news – Pemerintah Desa Banarankulon, Kecamatan Bagor, melakukan terobosan inovatif dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui pelatihan pembuatan eco enzyme.
Kegiatan yang menyasar ibu-ibu PKK Dusun Tempuran ini digelar sebagai solusi praktis menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan ekonomi warga, Kamis (23/4).
PJ Kepala Desa Banarankulon, Luluk Endah Purwanti, S.Pd., M.M.Pd., menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri.
Dengan memanfaatkan limbah dapur yang difermentasi, warga dapat menghasilkan cairan pembersih serbaguna hingga pupuk organik.
”Limbah dapur difermentasi menjadi cairan pembersih serbaguna dan pupuk organik. Ini langkah nyata untuk menghemat pengeluaran rumah tangga,” ujar Luluk di sela-sela kegiatan.
Selain membantu mengurangi beban sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), produk eco enzyme hasil karya warga ini diproyeksikan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
Pihak desa berencana mendorong hasil pelatihan tersebut agar naik kelas menjadi produk unggulan desa.
”Harapan kami, nantinya bisa dijadikan alternatif usaha dan diproyeksikan menjadi produk UMKM Desa Banarankulon,” tambah Luluk optimis.
Pelatihan ini menjadi bagian dari agenda besar PKK Dusun Tempuran untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pendekatan ramah lingkungan.
Dengan keterampilan baru ini, ibu-ibu diharapkan menjadi pelopor dalam mewujudkan desa yang bersih, produktif, dan mandiri secara ekonomi. (Red)

