
Polemik Pemdes Sawahan ternyata sudah mendapat perhatian Bupati Marhaen Djumadi.
Hal ini Dikatakan Saat kami (netral7news) bersama organisasi Media independen online Indonesia (MIO) bersilahturohmi dengan Bupati Nganjuk, diperinggitan, hari Kamis (13/03/2025) .
Saat kami menanyakan sikap pemerintah daerah terhadap kondisi Pemdes Sawahan, Kang Marhaen dengan singkat mengatakan akan menerima setiap keluhan dari masyarakat termasuk permasalahan yang ada di desa Sawahan.
“Kalau memang warga desa atau Pemdes Desa Sawahan, perlu bertemu dengan saya, akan saya tunggu kedatangannya, ini semua untuk kelancaran pembangunan desa sawahan juga. ” Kata Marhaen Djumadi singkat, padat dan jelas.
Dihari sebelumnya, kami bertemu dengan kepala Dinas PMD, Puguh Harnanto, dan menanyakan perihal bantuan Dana Desa (DD) yang tidak diambil oleh Pemdes Sawahan tahap 2 tahun 2024.
Diruang kerjanya, hari Rabu (12/03/2025), Puguh menjelaskan bahwa tahun 2024 , pemerintah kabupaten Nganjuk tidak bisa menyerap anggaran Dana Desa 100%,
“Hal ini terjadi karena salah satu faktor utama adanya Satu desa di kecamatan sawahan yang tidak menyerap anggaran DD tahap kedua ditahun 2024, yang pada akhirnya pemberian Pagu DD tahun 2025 terkoreksi turun menjadi 266 milliar, yang sebelumnya Pagu DD 2024 sekitar 268 milliar rupiah. ” Ujarnya.
Puguh menjelaskan Alokasi dana desa dihitung berdasarkan variabel jumlah penduduk, angka kemiskinan, dan luas wilayah desa.
Tetapi Kinerja desa mulai pengelolaan keuangan desa, capaian pembangunan desa, dan indikator lain, juga menentukan besaran dana desa di tahun anggaran berikutnya.
Saat ditanya apakah hanya satu desa tersebut yang akan mendapat pengurangan penerimaan DD, Puguh menjawab tentu tidak, karena Pagu DD turun, Secara otomatis desa lainnya akan terkena dampaknya juga.
“Contoh satu desa di kecamatan Ngetos, dari bantuan DD sebesar 1,1 miliar, menjadi 900 juta rupiah. Karena salah satu penyebab kinerja desa yang kurang maksimal, ditambah dengan penurunan pagu DD yang Signifikan”. Jelas Puguh
Tetapi, lanjut Puguh, ada desa yang bantuan DD nya naik, karena kinerja pemerintah desa tersebut yang semakin membaik.
“Untuk Bantuan DD, seluruh desa yang ada di kabupaten Nganjuk, saling terkait, satu saja bermasalah dengan DD, imbasnya akan kesemua desa, karena pemerintah pusat melihatnya tidak hanya perdesa, tetapi juga secara keseluruhan dalam menetapkan pagu anggaran DD ditahun berikutnya. ” Tegas Puguh Harnanto. (Gus)

