
Nganjuk, Netral7news – Pemerintah kabupaten Nganjuk, melalui dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP), melakukan perbaikan rumah bagi para korban bencana agar korban bencana dapat menempati rumah yang layak huni.
Olvi Pamadya Utaya Kusuma, selaku Kabid Perumahan Rakyat Dinas PRKPP menjelaskan bahwa, Pasca mendapatkan laporan kejadian bencana, Tim akan melakukan Assessment atau pendataan cepat pada rumah yang terdampak bencana dengan didampingi oleh perangkat Desa/Kelurahan.

“Rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana dimaksud yaitu merupakan bangunan berupa rumah yang dihuni, bukan sebagai tempat persinggahan sementara, toko, gudang atau kandang. Dan kami akan melakukan identifikasi dengan bukti-bukti foto kerusakan bangunan.” Jelas Olvi.
Olvi melanjutkan, setelah memenuhi syarat, selanjutnya akan diproses pemberian bantuan sosial berupa uang kepada korban bencana untuk melakukan rehabilitasi dan atau pembangunan rumah yang terdampak bencana tersebut hingga menjadi rumah layak huni.
“Dan bantuan ini harus dipertanggung jawaban oleh penerima, didampingi oleh Perangkat Desa/Kelurahan sebagai pengusul kepada Dinas PRKPP.” Ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Perkim, Supardi, saat ditemui diruang kerjanya mengatakan bahwa, tujuan penyediaan dan rehabilitasi rumah bagi korban bencana di Kabupaten Nganjuk, merupakan salah satu tugas pokok fungsi Dinas PRKPP Kabupaten Nganjuk.
” Tujuan adanya program Penyediaan dan melakukan rehabilitasi rumah korban bencana alam dan kebakaran, agar rumah tersebut menjadi rumah layak huni, sesuai dengan memenuhi capaian Standar Pelayanan Minimal dalam bidang Perumahan Rakyat.” Kata Supardi.
Saat ditanya apakah ada monitoring terhadap pelaksanaan bantuan tersebu, Supardi menegaskan, tentu tim dari dinas PRKPP akan melakukan monitoring dan hal tersebut ini sangat penting,
“Tentu, monitoring untuk memastikan apakah bantuan yang diberikan dipergunakan sebagaimana mestinya yaitu membantu warga dalam memperbaiki rumah mereka yang rusak hingga menjadi rumah yang layak huni.” Tegas Supardi.
Perlu diketahui, dari bulan Januari hingga bulan Mei Tahun 2025, sudah ada sebanyak 26 orang yang menerima bantuan penyediaan dan rehabilitasi rumah bagi korban bencana di Kabupaten Nganjuk.
Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:


