
Nganjuk, Netral7news – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Anti Korupsi dan Ketidakadilan (LSM GAKK) menengarai adanya praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diduga bersubsidi untuk operasional alat berat di sebuah lokasi pertambangan di Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk.
Temuan ini disampaikan langsung oleh Ketua LSM GAKK Nganjuk, Sumarno, atau yang akrab disapa Mbah Jenggot, saat melakukan pantauan di lokasi tambang tersebut pada Rabu (11/03/2026).
Dalam keterangannya, Sumarno mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sedikitnya 10 tandon penyimpanan solar di area tambang. Dari jumlah tersebut, delapan tandon terpantau terisi penuh, satu tandon telah digunakan, sementara satu tandon lainnya terisi separuh.
”Ini sangat mencurigakan. Kami mempertanyakan asal-usul BBM tersebut, apakah solar subsidi atau non-subsidi. Mengingat jumlahnya yang besar dan berada di area operasional tambang,” ujar Sumarno.
Selain tandon penyimpanan, Sumarno juga melihat sejumlah alat berat yang terparkir rapi di dekat area penyimpanan bahan bakar tersebut. Hal ini memperkuat dugaan bahwa solar tersebut memang disediakan untuk menunjang aktivitas alat berat di lokasi.
Guna memastikan legalitas penggunaan BBM tersebut, Sumarno mengaku telah melaporkan temuan ini ke pihak berwajib.
”Kami sudah melaporkan hal ini ke Polres Nganjuk agar segera ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian diharapkan dapat segera melakukan pengecekan ke lokasi guna memastikan apakah ada pelanggaran terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi untuk kepentingan industri pertambangan.

